Nobel Fisika untuk Pendeteksian Gelombang Gravitasi

Hadiah Nobel bidang fisika tahun 2017 dimenangkan oleh tiga orang fisikawan yang memiliki peran penting dalam pendeteksian gelombang gravitasi untuk pertama kalinya. Rainer Weiss dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge serta Barry Barish dan Kip Thorne yang keduanya berasal dari California Institute of Technology di Pasadena berbagi hadiah sebesar 1,1 juta dolar AS…

Gelombang Gravitasi Baru Ditemukan oleh LIGO dan Virgo

Pada bulan Agustus lalu, para astronom kembali berhasil mendeteksi sinyal gelombang gravitasi yang berasal dari sepasang lubang hitam yang bertabrakan. Tabrakan tersebut teramati pada 14 Agustus lalu, tepatnya pukul 10:30:43 UTC, oleh detektor Laser Interferometer Gravitational Wave Observatory (LIGO) yang terletak di Livingston, Louisiana, dan Hanford, Washington, serta detektor Virgo yang terletak di dekat Pisa,…

Dua Puluh Tahun Misi Cassini-Huygens

Setelah dua puluh tahun lamanya, misi Cassini-Huygens akhirnya sampai pada titik akhir. Pada 15 September lalu, wahana pengorbit (orbiter) Cassini menggunakan bahan bakarnya yang masih tersisa untuk “bunuh diri” dengan cara terjun ke Saturnus. Selama perjalanannya menjelajahi antariksa, misi ini telah mengirimkan limpahan data ke Bumi, dan para ilmuwan dunia telah mengolahnya menjadi informasi-informasi baru….

NOSTALGIA: 5 FAKTA ASTRONOMIS PADA FILM PETUALANGAN SHERINA

Poster Film Petualangan Sherina (2000) Teman-teman yang lahir tahun 90-an pasti tidak ketinggalan menonton film anak yang booming sekali ketika itu, yaitu Petualangan Sherina. Film ini dirilis pada tahun 2000, tepatnya tanggal 14 Juli. Alur cerita yang logis dan anti-mainstream pada saat itu bahkan dapat membawa Petualangan Sherina memenangkan Special Jury Award pada Asia-Pacific Film…

Penentuan Arah Kiblat

Sebelum GPS (Global Positioning System) marak, dahulu perhitungan matematis digunakan untuk penentuan arah dan lokasi suatu titik di permukaan Bumi, termasuk dengan penentuan arah kiblat. Terdapat pula ide lain dalam penentuan arah kiblat yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan bayangan yang diperoleh dari posisi Matahari. Kapankah kita dapat menggunakan cara tersebut? Kita bisa menggunakannya ketika…

Bulan Sabit Muda

Pada sistem kalender Hijriah, awal bulan ditandai dengan Bulan sabit muda setelah konjungsi. Dalam penentuan Bulan sabit muda di sore hari atau sering disebut dengan hilal, diperlukan sebuah kriteria tentang visibilitas hilal. Saat ini, kriteria yang digunakan di berbagai negara berbeda-beda. Indonesia menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang berisi…

SIMP0136: Katai Cokelat Bermassa Planet

Pernahkah kamu mendengar objek yang bernama brown dwarf? Brown dwarf, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan katai cokelat, merupakan objek yang berukuran lebih kecil dari bintang, tapi lebih besar dari planet raksasa. Ukuran mereka tidak cukup besar untuk mempertahankan reaksi fusi di inti yang menghasilkan energi. Akibatnya, mereka tidak dapat bersinar dan mempertahankan panasnya dalam…

Mengenal Quasar, Inti Galaksi yang Sangat Terang

Pernah mendengar istilah “quasar”? Apa yang terpikirkan di kepalamu? Objek paling terang? Objek paling jauh? Atau kamu malah baru kali ini mendengarnya? Kali ini kita akan membahas salah satu objek paling eksotis di alam semesta yang bernama quasar. Cerita ini bermula pada tanggal 5 Februari 1963 di California Institute of Technology. Saat itu, seorang astronom…

Apakah Kita Dapat Melintasi Wormhole?

Alam semesta kita sangatlah luas. Jika kita bisa pergi ke Proxima Centauri yang merupakan bintang terdekat kedua dari Bumi setelah Matahari dengan kecepatan cahaya, masih diperlukan waktu sekitar empat tahun untuk mencapai bintang tersebut. Bagaimana jika kita ingin mengunjungi pinggiran galaksi Bima Sakti? Mungkin membutuhkan waktu sekitar seratus ribu tahun. Umur manusia tidak akan cukup…

Eksoplanet yang Menjadi Kandidat Terbaik untuk Menemukan Kehidupan

Sebuah eksoplanet yang mengorbit bintang katai merah dan terletak pada jarak empat puluh tahun cahaya dari Bumi baru-baru ini dijuluki sebagai “tempat terbaik untuk menemukan kehidupan di luar Tata Surya”. Dengan menggunakan instrumen High Accuracy Radial velocity Planet Searcher (HARPS) milik ESO di La Silla dan teleskop-teleskop lain di seluruh dunia, tim astronom internasional berhasil…

Theory of Everything: Satu Teori untuk Menjelaskan Segalanya – Bagian 2

Artikel ini merupakan lanjutan dari Theory of Everything: Satu Teori untuk Menjelaskan Segalanya – Bagian 1 String Theory (Teori Dawai) Pada dekade berikutnya, muncul teori baru yang menjadi kandidat kuat theory of everything, yaitu string theory (teori dawai). Ide dasar string theory cukup sederhana: partikel-partikel elementer yang kita kenal seperti elektron, quark, neutrino, dll. sebenarnya…

Theory of Everything: Satu Teori untuk Menjelaskan Segalanya – Bagian 1

Apakah kamu pernah menonton film “The Theory of Everything”? Film tersebut menceritakan kisah hidup Stephen Hawking yang berhasil menjadi ilmuwan terkenal meskipun dia memiliki penyakit degeneratif yang hampir melumpuhkan seluruh tubuhnya. Penyakit tersebut tidak membuat Hawking kehilangan ambisinya. Hawking menjadi salah satu dari banyak ilmuwan yang berusaha untuk menemukan “theory of everything”, yaitu satu teori…