Gamma-ray Burst: Ledakan Terbesar di Alam Semesta

Cerita ini berawal dari kisah masa Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet. Pada tahun 1963, setahun setelah peristiwa Krisis Rudal Kuba yang hampir membawa dunia menuju perang nuklir, Amerika Serikat meluncurkan satelit ke luar angkasa untuk mengawasi gerak-gerik Uni Soviet. Pada tahun itu, kedua negara adidaya tersebut menandatangani perjanjian tentang pelarangan uji coba…

Enceladus: Satelit Es dengan “Knalpot” Geiser

Enceladus merupakan satelit Saturnus terbesar ke-6 setelah Titan, Rhea, Iapetus, Dione, dan Thetys dengan radius sekitar 252 km. Enceladus mengalami tidal locking dengan Saturnus. Artinya, waktu yang dibutuhkan Enceladus untuk berputar pada porosnya (rotasi) sama dengan waktu yang dibutuhkan Enceladus untuk beredar mengelilingi Saturnus, yaitu 32,9 jam. Hal ini menyebabkan permukaan Enceladus yang menghadap Saturnus…

Akankah Kita Menemukan Alien?

Pencarian kehidupan di luar Bumi (ekstraterestrial) memang selalu menarik untuk dibicarakan. Kebanyakan orang selalu bertanya apakah sebenarnya kita (umat manusia) sendirian di alam semesta. Mengingat bahwa alam semesta ini sangatlah luas, sepertinya tidak mungkin kalau kehidupan hanya ada di Bumi. Seandainya ada kehidupan di planet lain, seperti apa bentuk kehidupan di sana? Apakah berbeda dengan…

Eksoplanet Pertama

Extrasolar planet, atau lebih dikenal sebagai exoplanet (eksoplanet dalam Bahasa Indonesia), adalah planet yang berada di luar Tata Surya. Awal tahun 2017 ini penemuan eksoplanet yang mirip Bumi kembali menjadi hangat diperbincangkan. Terdapat tujuh buah planet mirip Bumi yang ditemukan mengelilingi sebuah bintang, yaitu bintang TRAPPIST-1 (ketujuh eksoplanet tersebut diberi nama TPAPPIST-1 b, c, d,…

Dark Matter: Materi Tak Terlihat yang Mengisi Alam Semesta

Pernahkah kamu mendengar bahwa sebenarnya alam semesta kita itu gelap? Semua benda familiar yang bisa kita lihat seperti planet, bintang, galaksi, dsb. ternyata hanya menyusun sebagian kecil dari keseluruhan materi di alam semesta. Sisanya adalah materi yang tidak terlihat. Para astronom menamakan materi yang tidak terlihat tersebut sebagai dark matter atau materi gelap. Masalah Massa…

Seberapa Luas Alam Semesta Kita?

Apakah kamu pernah bertanya-tanya seberapa luas alam semesta kita? Cukup luas, sangat luas, atau jangan-jangan luasnya tak terhingga? Pertanyaan ini merupakan pertanyaan besar yang dihadapi oleh para astronom pada awal abad ke-20. Meskipun terdengar sebagai sebuah pertanyaan sederhana, diperlukan penelitian yang mendalam untuk dapat menemukan jawaban yang sebenarnya. Debat Besar “Mari kita berbicara tentang ukuran…

Apa itu Parsek?

Pernahkah terpikirkan olehmu bagaimana cara astronom mengukur jarak bintang-bintang? Apakah mereka mengukurnya dengan penggaris atau meteran? Sepertinya mustahil. Jangan-jangan mereka menggunakan radar? Tapi sepertinya tidak praktis. Lalu bagaimana caranya? Paralaks Pernah mendengar istilah triangulasi? Ya, para astronom menggunakan metode ini untuk menentukan jarak beberapa bintang. Agar lebih mudah memahami triangulasi, kamu bisa mencoba mengikuti langkah-langkah…

Bagaimana Cara Kita Mempelajari Matahari?

Setiap hari di siang yang cerah kita dapat melihat Matahari yang bersinar terang. Matahari kita memang terletak sangat jauh, yaitu 150 juta kilometer dari Bumi. Namun, walaupun sangat jauh, kita tidak dapat melihat secara langsung ke arah Matahari dengan mata telanjang karena cahayanya dapat membuat mata kita buta. Selain terang, Matahari juga merupakan objek yang…

Mars dan Keunikannya

Mars merupakan planet merah yang letaknya terdekat keempat dari Matahari. Planet yang orbitnya berada di antara orbit Bumi dan Jupiter ini memiliki jarak dari Matahari sekitar 1,52 kali jarak Matahari ke Bumi dan periode revolusinya hampir dua kali lebih lama dibandingkan Bumi, tepatnya 1,88 tahun. Terdapat beberapa kemiripan antara Mars dan Bumi dalam hal periode…

Vernal Equinox: Semi di Utara, Gugur di Selatan

Ada yang istimewa di bulan Maret. Pada tanggal 20 Maret ini, siang akan berlangsung selama hampir tepat dua belas jam di mana pun di Bumi, kecuali di kutub. Pada saat itu, Matahari akan terbit di titik timur benar dan terbenam di titik barat benar. Hal itu terjadi karena Matahari sedang berada di posisi vernal equinox…